Selasa, 20 Agustus 2013

Posissi pemain tim basket

Berikut merupaka posisi posisi pemain tim basket .. yuukk kita lihat ^^


TUGAS, FUNGSI DAN POSISI DALAM PERMAINAN BOLA BASKET
Basket adalah permainan yang membutuhkan kecepatan, kelincahan dan ketepatan (anaerob) tapi juga kecepatan dalam berpikir (cerdas), mempunyai power, mental yang kuat dan juga mengerti dasar-dasar dalam permainan bola basket .Tidak ada jaminan dimanapun yang akan membuat sesorang menjadi pemain basket yang lebih baik terkecuali ia meluangkan sedikit waktunya untuk memahami dasar-dasar permainan ( Falsafah & Fundamental), serta Peraturan Permainannya. Sebelum kita dapat bermain basket, kita harus mengetahui hal yang paling mendasar dari pemainan bola basket dengan dapat menentukanTugasFungsi dan Posisi kita dalam bermain agar dapat bermain maksimal sesuai dengan karakter kita nantinya. Dalam basket ada beberapa posisi pemain yang seringkali disesuaikan dengan Skill dan juga Postur Tubuh. Tugas, Fungsi dan Posisi akan selalu berubah tergantung keadaan Tim ( Defense dan Offense ), perubahan ini sangat cepat terjadi di lapangan

Bagi mereka yang mempunyai postur tubuh tinggi biasanya akan menempati posisiCenter. Tidak ada ukuran pasti dalam hal ini, paling tidak ini dilihat dari tim itu sendiri. Orang yang mempunyai postur tubuh tinggi di dalam timnya atau paling tidak lebih tinggi dibanding rekan setimnya akan menempati posisi ini. Sedangkan bagi mereka yang mempunyai postur badan lebih kecil dan biasanya didukung oleh kemampuan dribbling atau membawa bola yang baik akan menempati posisiGuard.

Guard Posisi ini lebih sering berada di luar key hole atau perimeter area. Kebanyakan tim menempatkan pemain mereka yang plaing kecil dan paling cepat untuk posisi ini.Guard lebih sedikit beradu kontak fisik dengan pemain lawan dibandingkan dengan posisi forward dan center.Posisi guard sendiri terdiri dari dua macam; Point Guard dan Shooting Guard.
Point guard Bertugas mengatur permainan dengan mengatur strategi yang akan diterapkan dengan menerapkan pola-pola permainan yang telah dipelajari oleh timnya. Walaupun handling bola penting pada posisi manapun, namun banyak yang percaya yang mempunyai kemampuan dribble paling baik akan cocok menempati posisi ini. Point guard mengatura serangan dan biasanya mempunyai tipikal melakukan passing yang pertama, jadi akurasi dana passing yang tepat adalah kunci dari kesuksesan pada posisi ini. Point guard seharusnya menjadi yang terdepan dalam memberikan assist di dalam timya.

Shooting guard/small forward Shooting guard, tergantung dari strategi serangannya, akan menjadi pemain yang membantu bola mengalir dalam serangan, tapi pemain ini juga menjadi penembak utama, dan juga dapat melakukan drive ke dalam. Mereka juga dapat merangkap menjadi small forward, dan diharapkan dapat membuat screen dan mempunyai kemampuan rebound yang baik. ForwardKebanyakan forward mempunyai postur badan yang lebih besar dan lebih kuat dibandingkan posisi guard dan tentu saja mempunyai kemampuan rebound yang lebih baik dibandingkan guard posisi ini kadang disebut juga denganstrong forward. Seorang forward harus dapat melihat posisi kosong di dekat key hole untuk melakukan penetrasi ke dalam, yang kemudian diharapkan dapat menerima passing lalu dilanjutkan dengan drive ke dalam. Forward biasanya memiliki postur tinggi dan kuat, tugas utama mereka adalah melakukan rebound dan bekerja di oaint area. Forward diharuskan memiliki kemampuan menembak medium yang baik. Tembakan mereka akan lebih banyak berada di dekat ring atau sekitar paint area. Forward adalah salah satu posisi penting dalam permainan basket.

Center Sering juga disebut big man dalam permainan basket. Biasanya mereka pemain yang paling tinggi dan paling besar dalam permainan. Pemain ini bertanggung jawab dalam melakukan rebound dan bermain di area key hole, center harus dapat memperjuangkan rebound dan bermain di bawah ring.



Demikian posisi-posisi yang ada dalam bermain basket, dengan dasar ini diharapkan kita dapat mengetahui posisi kita dalam bermain dan menjadi lebih baik lagi dalam bermain basket.


Sejarah Bola Basket

yuukkk kita lihat bagaimana sejarah dari bola baskeettt ^.^

sejarah Bola basket

Bola basket adalah olahraga bola berkelompok yang terdiri atas dua tim beranggotakan masing-masing lima orang yang saling bertanding mencetak poin dengan memasukkan bola ke dalam keranjang lawan. Bola basket sangat cocok untuk ditonton karena biasa dimainkan di ruang olahraga tertutup dan hanya memerlukan lapangan yang relatif kecil. Selain itu, bola basket mudah dipelajari karena bentuk bolanya yang besar, sehingga tidak menyulitkan pemain ketika memantulkan atau melempar bola tersebut.

 

Bola basket adalah salah satu olahraga yang paling digemari oleh penduduk Amerika Serikat dan penduduk di belahan bumi lainnya, antara lain di Amerika Selatan, Eropa Selatan, Lithuania, dan juga di Indonesia.

 

Sejarah perkembangan Basket dianggap sebagai olahraga unik karena diciptakan secara tidak sengaja oleh seorang guru olahraga. Pada tahun 1891, Dr. James Naismith., seorang guru Olahraga asal Kanada yang mengajar di sebuah perguruan tinggi untuk para siswa profesional di YMCA (sebuah wadah pemuda umat Kristen) di Springfield, Massachusetts, harus membuat suatu permainan di ruang tertutup untuk mengisi waktu para siswa pada masa liburan musim dingin di New England.Terinspirasi dari permainan yang pernah ia mainkan saat kecil di Ontario,Naismith menciptakan permainan yang sekarang dikenal sebagai bola basket pada 15 Desember 1891.

 

Menurut cerita, setelah menolak beberapa gagasan karena dianggap terlalu keras dan kurang cocok untuk dimainkan di gelanggang-gelanggang tertutup, dia lalu menulis beberapa peraturan dasar, menempelkan sebuah keranjang di dinding ruang gelanggang olahraga, dan meminta para siswanya untuk mulai memainkan permainan ciptaannya itu.

lapangan bola basket

ukuran papan basket

Pertandingan resmi bola basket yang pertama, diselenggarakan pada tanggal 20 Januari 1892 di tempat kerja Dr. James Naismith.Basket ball(sebutan bagi olahraga ini dalam bahasa Inggris), adalah sebutan yang digagas oleh salah seorang muridnya. Olahraga ini pun menjadi segera terkenal di seantero Amerika Serikat. Penggemar fanatiknya ditempatkan di seluruh cabang YMCA di Amerika Serikat. Pertandingan demi pertandingan pun segera dilaksanakan di kota-kota di seluruh negara bagian Amerika Serikat.

 

Pada awalnya,setiap tim berjumlah sembilan orang dan tidak ada dribble,sehingga bola hanya dapat berpindah melalui pass (lemparan). Sejarah peraturan permainan basket diawali dari 13 aturan dasar yang ditulis sendiri oleh James Naismith. Aturan dasar tersebut adalah sebagai berikut.

 

1. Bola dapat dilemparkan ke segala arah dengan menggunakan salah satu atau kedua tangan.

2. Bola dapat dipukul ke segala arah dengan menggunakan salah satu atau kedua tangan, tetapi tidak boleh dipukul menggunakan kepalan tangan (meninju).

3. Pemain tidak diperbolehkan berlari sambil memegang bola. Pemain harus melemparkan bola tersebut dari titik tempat menerima bola, tetapi diperbolehkan apabila pemain tersebut berlari pada kecepatan biasa.

4. Bola harus dipegang di dalam atau diantara telapak tangan. Lengan atau anggota tubuh lainnya tidak diperbolehkan memegang bola.

5. Pemain tidak diperbolehkan menyeruduk, menahan, mendorong, memukul, atau menjegal pemain lawan dengan cara bagaimanapun. Pelanggaran pertama terhadap peraturan ini akan dihitung sebagai kesalahan, pelanggaran kedua akan diberi sanksi berupa pendiskualifikasian pemain pelanggar hingga keranjang timnya dimasuki oleh bola lawan, dan apabila pelanggaran tersebut dilakukan dengan tujuan untuk mencederai lawan, maka pemain pelanggar akan dikenai hukuman tidak boleh ikut bermain sepanjang pertandingan. Pada masa ini, pergantian pemain tidak diperbolehkan.

6. Sebuah kesalahan dibuat pemain apabila memukul bola dengan kepalan tangan (meninju), melakukan pelanggaran terhadap aturan 3 dan 4, serta melanggar hal-hal yang disebutkan pada aturan 5.

7. Apabila salah satu pihak melakukan tiga kesalahan berturut-turut, maka kesalahan itu akan dihitung sebagai gol untuk lawannya (berturut-turut berarti tanpa adanya pelanggaran balik oleh lawan).

8. Gol terjadi apabila bola yang dilemparkan atau dipukul dari lapangan masuk ke dalam keranjang, dalam hal ini pemain yang menjaga keranjang tidak menyentuh atau mengganggu gol tersebut. Apabila bola terhenti di pinggir keranjang atau pemain lawan menggerakkan keranjang, maka hal tersebut tidak akan dihitung sebagai sebuah gol.

9. Apabila bola keluar lapangan pertandingan, bola akan dilemparkan kembali ke dalam dan dimainkan oleh pemain pertama yang menyentuhnya. Apabila terjadi perbedaan pendapat tentang kepemilikan bola, maka wasitlah yang akan melemparkannya ke dalam lapangan. Pelempar bola diberi waktu 5 detik untuk melemparkan bola dalam genggamannya. Apabila ia memegang lebih lama dari waktu tersebut, maka kepemilikan bola akan berpindah. Apabila salah satu pihak melakukan hal yang dapat menunda pertandingan, maka wasit dapat memberi mereka sebuah peringatan pelanggaran.

10. Wasit berhak untuk memperhatikan permainan para pemain dan mencatat jumlah pelanggaran dan memberi tahu wasit pembantu apabila terjadi pelanggaran berturut-turut. Wasit memiliki hak penuh untuk mendiskualifikasi pemain yang melakukan pelanggaran sesuai dengan yang tercantum dalam aturan 5.

11. Wasit pembantu memperhatikan bola dan mengambil keputusan apabila bola dianggap telah keluar lapangan, pergantian kepemilikan bola, serta menghitung waktu. Wasit pembantu berhak menentukan sah tidaknya suatu gol dan menghitung jumlah gol yang terjadi.

12. Waktu pertandingan adalah 4 quarter masing-masing 10 menit

13. Pihak yang berhasil memasukkan gol terbanyak akan dinyatakan sebagai pemenang.

Pada Agustus 1936, saat menghadiri Olimpiade Berlin 1936, ia dinamakan sebagai Presiden Kehormatan Federasi Bola Basket Internasional. Terlahir sebagai warga Kanada, ia menjadi warga negara Amerika Serikat pada 4 Mei 1925.


Naismith meninggal dunia 28 November 1939, kurang dari enam bulan setelah menikah untuk kedua kalinya.


Nah untuk sekarang kita akan melihat bagaimana cara teknik dasar bermain basket .. yuukk kita lihatt ^^


Untuk pemula sebaiknya pertama-tama berlatih dribble menggunakan tangan kanan setelah mahir bisa berlatih menggunakan tangan kiri setelah mahir kedua-duanya bisa menggabungkannya menjadi satu. Setelah itu berlatih shooting di dekat ring setelah mahir di dekat ring bisa berlatih shooting di area free throw, setelah mahir bisa berlatih shooting di area 3 point. Untuk pemula juga sebaiknya bisa berlatih lay up. Untuk menjadi pemain basket yang hebat perlu usaha dan terus berlatih keras.



TEKNIK DASAR PERMAINAN BOLA BASKET:
A. PASSING DAN CATCHING
Istilah mengoper/melempar/mengumpan selalu berhubungan dengan menangkap (catching) atau menerima bola.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgwh8VH5tyGhiNd6GYDxxLgUK8phdohp5UOje3rS_iUX1t1vsSXlWEptvet6mMEtXzzlgWo7lC9pV6NsMQAsuPxWdVb9fVsZdBG54QMpHEqBbe8KPpznmwOavuJhJa-rQH3bUTe-8DHdEU/s320/01.bmp






















Operan pada umumnya dilakukan dengan 2 bahkan 1 tangan serta harus cepat, tepat dan keras, tetapi tidak liar sehingga dapat dikuasai oleh kawan yang menerimanya. Namun mengoper tidaklah semudah orang menduga. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan saat mengoper bola antara lain :
Arah bola ke sasaran harus terhindar dari serobotan ( intercept) lawan.
Timing harus tepat
Perasaan (feeling)
Hindari lemparan menyilang
Untuk dapat melakukan operan dengan baik harus dapat menguasai macam-macam teknik dasar melempar dan menangkap bola dengan baik. Teknik dasar melempar bola tersebut al :
Chest Pass ( Operan dada)
Bounce Pass ( Operan pantulan)
Over Head Pass ( Operan dari atas kepala)
Baseball Pass ( operan jarak jauh ( fast break)
Biasanya untuk pemain pemula yang diberikan ada 3 macam passing seperti yang diatas, sedangkan untuk baseball pass biasanya diberikan setelah mereka dapat melakukan gerakan yang lain dengan baik.
B. DRIBBLING
Menggiring bola adalah cara untuk membawa bola ke segala arah dengan lebih dari satu langkah asal bola sambil dipantulkan dan merupakan suatu usaha untuk mengamankan bola dari rampasan lawan sebab dengan demikian ia dapat bergerak menjauhkan lawan sambil memantulkan bola kemana ia tuju. Ada beberapa cara menggiring bola al :
Menggiring bola rendah ( untuk control bola).
Menggiring bola tinggi (untuk kecepatan).
Menggiring campuran
Menggiring bola ini dilatih dari hal yang mudah yaitu dengan sikap ditempat atau berhenti kemudian berjalan dan terakhir baru berlari setelah agak mahir baru kemudian diberikan latihan dengan rintangan untuk lebih mempersulit dribbling/menggiring bola.
C. SHOOTING
Menembak adalah sasaran akhir setiap bermain, juga termasuk unsure yang menentukan kemenangan dalam pertandingan sebab kemenangan ditentukan oleh banyaknya bola yang masuk dalam keranjang (basket) setiap serangan selalu berusaha untuk dapat melakukan tembakan. Dasar-dasar teknik menembak sebenarnya sama dengan teknik operan disamping itu juga tepat tidaknya mekanika gerakan dalam menembak menentukan baik buruknya tembakan.
Shooting atau menembak ini harus dilakukan sesering mungkin untuk melatih anak merasakan gerakannya dengan benar serta dapat terlatih ketepatannya. Untuk para atlit yunior biasanya penekanan latihan pada dua macam cara dalam melakukan shooting atau menembaknya antara lain :
One Hand Shoot (Tembakan satu tangan).
Two Hand Shoot (Tembakan dua tangan).
D. PIVOT
Teknik ini diperlukan untuk mengatasi peraturan tentang diperkenankannya seorang pemain yang memegang bola sambil jalan atau lari. Bahkan seorang pemain yang memegang bola tidak boleh melangkah lebih dari satu langkah tanpa memantulkan bola. Untuk menghindari bola dari sergapan lawan maka ia diperbolehkan melakukan pivot. Garakan berporos (pivot) adalah suatu usaha mengubah arah hadap badan kesegala arah dengan satu kaki tetap sebagai poros (tumpuan). Kaki poros tidak boleh terangkat atau tergeser dari tempatnya, sementara kaki yang lain boleh bergerak atau melangkah kesegala arah, khususnya pada saat memegang bola, sebab dipergunakan agar bola dapat dijauhkan dari jangkauan lawan.
Pivot dapat berbentuk al :
In Front Pivot (front turn).
Reverse Pivot (reverse turn).
E. REBOUND
Merayah bola merupakan teknik dasar yang perlu dikuasai oleh seorang pemain, hal ini dapat dimaklumi sebab kemenangan dalam merayah bola merupakan suatu kesempatan untuk melakukan serangan berikutnya. Merayah bola (rebound) merupakan suatu usaha untuk mengambil atau menangkap bola yang datangnya memantul dari papan pantul atau keranjang akibat dari tembakan yang tidak berhasil. Beberapa ahli mengatakan “ Kalau tidak dapat memenangkan bola rebound maka tim anda tak akan bias menang “, hal ini dapat dibenarkan sebab memenangkan rebound berarti kita mempunyai kesempatan lagi untuk menembak.
Teknik merayah bola (rebound) dibagi menjadi dua yaitu :
Defensive Rebound (merayah bola pada saat bertahan).
Offensive Rebound (merayah bola pada saat menyerang).
Rebound atau merayah bola dilakukan sesering mungkin karena memerlukan ketepatan waktu (timing) yang baik. Sebaiknya saat masih yunior diberikan sehingga para pemain sudah dapat merasakan gerakan dengan baik dan mempunyai ketepatan waktu (timing) dan menutup lawan

Nah untuk sekarang kita akan melihat bagaimana cara teknik dasar bermain basket .. yuukk kita lihatt ^^


Untuk pemula sebaiknya pertama-tama berlatih dribble menggunakan tangan kanan setelah mahir bisa berlatih menggunakan tangan kiri setelah mahir kedua-duanya bisa menggabungkannya menjadi satu. Setelah itu berlatih shooting di dekat ring setelah mahir di dekat ring bisa berlatih shooting di area free throw, setelah mahir bisa berlatih shooting di area 3 point. Untuk pemula juga sebaiknya bisa berlatih lay up. Untuk menjadi pemain basket yang hebat perlu usaha dan terus berlatih keras.



TEKNIK DASAR PERMAINAN BOLA BASKET:
A. PASSING DAN CATCHING
Istilah mengoper/melempar/mengumpan selalu berhubungan dengan menangkap (catching) atau menerima bola.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgwh8VH5tyGhiNd6GYDxxLgUK8phdohp5UOje3rS_iUX1t1vsSXlWEptvet6mMEtXzzlgWo7lC9pV6NsMQAsuPxWdVb9fVsZdBG54QMpHEqBbe8KPpznmwOavuJhJa-rQH3bUTe-8DHdEU/s320/01.bmp






















Operan pada umumnya dilakukan dengan 2 bahkan 1 tangan serta harus cepat, tepat dan keras, tetapi tidak liar sehingga dapat dikuasai oleh kawan yang menerimanya. Namun mengoper tidaklah semudah orang menduga. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan saat mengoper bola antara lain :
Arah bola ke sasaran harus terhindar dari serobotan ( intercept) lawan.
Timing harus tepat
Perasaan (feeling)
Hindari lemparan menyilang
Untuk dapat melakukan operan dengan baik harus dapat menguasai macam-macam teknik dasar melempar dan menangkap bola dengan baik. Teknik dasar melempar bola tersebut al :
Chest Pass ( Operan dada)
Bounce Pass ( Operan pantulan)
Over Head Pass ( Operan dari atas kepala)
Baseball Pass ( operan jarak jauh ( fast break)
Biasanya untuk pemain pemula yang diberikan ada 3 macam passing seperti yang diatas, sedangkan untuk baseball pass biasanya diberikan setelah mereka dapat melakukan gerakan yang lain dengan baik.
B. DRIBBLING
Menggiring bola adalah cara untuk membawa bola ke segala arah dengan lebih dari satu langkah asal bola sambil dipantulkan dan merupakan suatu usaha untuk mengamankan bola dari rampasan lawan sebab dengan demikian ia dapat bergerak menjauhkan lawan sambil memantulkan bola kemana ia tuju. Ada beberapa cara menggiring bola al :
Menggiring bola rendah ( untuk control bola).
Menggiring bola tinggi (untuk kecepatan).
Menggiring campuran
Menggiring bola ini dilatih dari hal yang mudah yaitu dengan sikap ditempat atau berhenti kemudian berjalan dan terakhir baru berlari setelah agak mahir baru kemudian diberikan latihan dengan rintangan untuk lebih mempersulit dribbling/menggiring bola.
C. SHOOTING
Menembak adalah sasaran akhir setiap bermain, juga termasuk unsure yang menentukan kemenangan dalam pertandingan sebab kemenangan ditentukan oleh banyaknya bola yang masuk dalam keranjang (basket) setiap serangan selalu berusaha untuk dapat melakukan tembakan. Dasar-dasar teknik menembak sebenarnya sama dengan teknik operan disamping itu juga tepat tidaknya mekanika gerakan dalam menembak menentukan baik buruknya tembakan.
Shooting atau menembak ini harus dilakukan sesering mungkin untuk melatih anak merasakan gerakannya dengan benar serta dapat terlatih ketepatannya. Untuk para atlit yunior biasanya penekanan latihan pada dua macam cara dalam melakukan shooting atau menembaknya antara lain :
One Hand Shoot (Tembakan satu tangan).
Two Hand Shoot (Tembakan dua tangan).
D. PIVOT
Teknik ini diperlukan untuk mengatasi peraturan tentang diperkenankannya seorang pemain yang memegang bola sambil jalan atau lari. Bahkan seorang pemain yang memegang bola tidak boleh melangkah lebih dari satu langkah tanpa memantulkan bola. Untuk menghindari bola dari sergapan lawan maka ia diperbolehkan melakukan pivot. Garakan berporos (pivot) adalah suatu usaha mengubah arah hadap badan kesegala arah dengan satu kaki tetap sebagai poros (tumpuan). Kaki poros tidak boleh terangkat atau tergeser dari tempatnya, sementara kaki yang lain boleh bergerak atau melangkah kesegala arah, khususnya pada saat memegang bola, sebab dipergunakan agar bola dapat dijauhkan dari jangkauan lawan.
Pivot dapat berbentuk al :
In Front Pivot (front turn).
Reverse Pivot (reverse turn).
E. REBOUND
Merayah bola merupakan teknik dasar yang perlu dikuasai oleh seorang pemain, hal ini dapat dimaklumi sebab kemenangan dalam merayah bola merupakan suatu kesempatan untuk melakukan serangan berikutnya. Merayah bola (rebound) merupakan suatu usaha untuk mengambil atau menangkap bola yang datangnya memantul dari papan pantul atau keranjang akibat dari tembakan yang tidak berhasil. Beberapa ahli mengatakan “ Kalau tidak dapat memenangkan bola rebound maka tim anda tak akan bias menang “, hal ini dapat dibenarkan sebab memenangkan rebound berarti kita mempunyai kesempatan lagi untuk menembak.
Teknik merayah bola (rebound) dibagi menjadi dua yaitu :
Defensive Rebound (merayah bola pada saat bertahan).
Offensive Rebound (merayah bola pada saat menyerang).
Rebound atau merayah bola dilakukan sesering mungkin karena memerlukan ketepatan waktu (timing) yang baik. Sebaiknya saat masih yunior diberikan sehingga para pemain sudah dapat merasakan gerakan dengan baik dan mempunyai ketepatan waktu (timing) dan menutup lawan

Cara menjadi penembak basket

Bagaimana Menjadi Shooter Basket Lebih Baik

Ini basket tip memotret adalah cara yang bagus untuk pemain, orang tua dan pelatih untuk belajar dan memahami mekanika yang tepat dan teknik yang dibutuhkan untuk menjadi pemain yg menggiring bola yang bagus. Setiap pemain basket suka menembak bola! Yang paling dipraktekkan keterampilan dalam permainan ini adalah dribbling. Pelatih menghabiskan banyak waktu praktek mereka pada latihan menembak untuk meningkatkan tingkat keterampilan pemain mereka '. Setelah semua, jika Anda tidak bisa menembak - Anda tidak bisa mencetak gol!
Apakah seorang pemain menembak tembakan melompat, lay-up, atau lemparan bebas - ada teknik tertentu mereka harus menggunakan untuk menjadi sukses. Tips menembak bola basket di bawah ini akan memberikan pemain, orang tua dan pelatih pemahaman yang lebih baik tentang apa teknik ini!
EditSteps
1. 1
Ingat BEEF (Balance, Eye, Elbow, Follow-through) saat memotret basket dan "meletakkan tangan Anda dalam stoples kue" untuk membantu Anda menonton Anda tindak lanjut untuk meningkatkan akurasi. Biasakan untuk selalu menggunakan teknik-teknik bidikan yang tepat - terutama dalam praktek untuk membuatnya "otomatis" dalam sebuah permainan. Jika teknik yang tepat tidak dilakukan, maka kebiasaan buruk terbentuk yang sering sulit untuk memperbaiki. Jika Anda tidak memiliki teknik pengambilan gambar dilakukan - Anda perlu berlatih satu!


Jadilah santai dan berkonsentrasi pada keranjang. Fokus pada bagian belakang pelek saat Anda membuat tembakan melompat atau menembak dari garis lemparan bebas. Kapan dan tembakan bank yang menembak lay-up, fokus pada bagian dari papan di mana Anda akan bank bola.


Tahu kapan Anda memiliki tembakan yang baik - dan kemudian mengambilnya. Menemukan keseimbangan yang tepat antara menembak terlalu sering dan tidak cukup menembak. Ketika Anda mengembangkan kepercayaan diri dalam tembakan Anda, Anda juga akan mengembangkan kemampuan untuk mengetahui / merasa ketika Anda memiliki kesempatan yang baik untuk mengambil.


Jauhkan bahkan-keel, berada dalam keseimbangan yang tepat, pada saat pengambilan gambar basket. Jangan notbe melompat / meluncur ke satu sisi atau yang lain. Merasa keseimbangan yang tepat (baik depan-belakang dan sisi ke sisi) sangat penting pada semua gambar, dan mengarah ke konsistensi.


Menindaklanjuti setiap tembakan yang Anda ambil. Tahan tindak Anda melalui karena ini adalah satu hal yang akan menunjukkan mengapa Anda membuat atau tidak terjawab tembakan.


Langsung alami. Hindari memaksa melompat Anda - itu harus baik dan mudah. Anda harus melompat lurus ke atas di udara lancar dan melepaskan tembakan di bagian atas melompat Anda, membiarkan gaya mudah meluncur turun jari Anda pada waktu yang sama.


Pastikan Anda memiliki busur pada setiap tembakan yang Anda ambil. Ketinggian busur akan bervariasi dari pemain ke pemain. Beberapa pemain menembak dengan busur tinggi, sementara yang lain memiliki tembakan arced rendah. Selama Anda menggunakan teknik bidikan yang tepat, konsisten dan tembakan yang masuk, maka busur baik-baik saja.


Jadilah santai ketika menembak lemparan bebas. Berkonsentrasi pada keranjang, dan memiliki lutut ditekuk sedikit. Jaga rutinitas Anda sama seperti biasanya akan. Ini akan membantu Anda untuk dapat fokus pada tugas di tangan. Hindari gerakan yang berlebihan dan tidak perlu. Hanya menggunakan gerakan yang diperlukan untuk mengambil dan membuat tembakan.


Praktek semua gambar Anda. Belajar menembak dari lokasi manapun di pengadilan, dalam jangkauan Anda. Dengan melakukan ini, Anda menjadi lebih dari penembak all-around. Upaya untuk tujuan pemotretan berikut: 90% + lay-up dan tembakan bank yang dekat, 70% + bebas melempar, 45 + tujuan lapangan%, 30% + 3-pointer. Tujuan ini dapat dimodifikasi untuk pemain muda.


Lupakan misses: Tidak berlebihan - sementara tinggal tampak tenang dan menjaga untuk mencoba - sebenarnya lebih besar, bagian penting dari menjadi seorang penembak yang jauh lebih baik.


Tips
• Jadilah pemain tim tidak selalu menembak - ketika ada seseorang terbuka (seperti di sudut) yang hampir tidak mendapat kesempatan untuk menembak - mengoper bola.
o Hanya menggiring bola ketika tidak ada melewati tersedia, atau menembak ketika Anda mendapatkan terbuka.
o Jadilah percaya diri, Anda punya ini
• Jadilah gigih. Setiap kali Anda berlatih, jangan biarkan diri meninggalkan pengadilan tanpa, mengambil sejumlah lay-up, lemparan bebas, dll Jauhkan shooting setiap hari.
• Hanya karena Anda melewatkan begitu banyak kali berturut-turut, tidak berarti Anda tidak bisa melakukannya. Selalu tetap tenang dan praktek yang baik-bentuk saat pengambilan gambar sehingga Anda mempertahankan kebiasaan yang baik, sementara mengembangkan sentuhan Anda dari berbagai tempat di lantai.
• Ketika Anda menembak bola, tidak menjaga tangan kaku dan tegang. Anda harus memungkinkan pergelangan tangan dan lengan untuk bersantai, melenturkan dan memperluas - sebagai bagian dari pengambilan gambar dan mengikuti-through.
• Mendapatkan goal merasa besar, tapi ingat bahwa memberi dan menerima assist tidak juga: itu bagus ketika Anda tidak punya kesempatan - tapi Anda mengoper bola, dan s / dia memukul tujuan.
o Ketika bola akan diteruskan ke Anda, jika Anda terbuka menembak tetapi jika tidak, kemudian membuat sebagian besar dari itu dengan melewatkan pada untuk pemain terbuka.
• Kondisi (latihan dan bernapas keras) untuk daya tahan - dan kehilangan lemak tubuh - untuk bisa melompat, berhenti dan berjalan lagi, menembak dan bergerak dengan energi dan kecepatan.
• Praktek dribbling, menghabiskan 1 atau 2 hari per minggu untuk mendribel bola lagi. Pastikan Anda dapat menggunakan kedua tangan sampai bola terasa seperti perpanjangan dari tubuh Anda.
• Bermain bagus (mati) pertahanan akan meningkatkan kepercayaan diri Anda dan membantu menciptakan momentum untuk Anda dan rekan kerja Anda, dengan demikian meningkatkan kesempatan Anda untuk performa yang lebih baik pada pelanggaran, juga.
• Membangun "memori otot" (reaksi / tanggapan biasa dilatih) bukan tindakan yang dihitung lambat. Bagaimana? Coba setiap sudut dengan kecepatan permainan, 1000 kali, terus berlatih untuk langsung "membaca": lantai, tembakan Anda, dan jalur melewati jalan terbuka peluang Anda, bahkan dari sudut mata Anda. Tapi tetap - kecuali untuk latihan udara - menghindari over-berat untuk sakit kelelahan, gemetar, sakit yang nyata dan ekstrim terengah-engah, out-of-control, off-balance (yang semuanya dapat memecah memori otot Anda, campur dengan baik penanganan bola dan kebiasaan menembak!)
• Bersabarlah, dan kepercayaan rekan kerja Anda serta Anda sendiri.
• Ketika bekerja pada menggiring bola atau layups terus atau menggiring bola tenis di tangan Anda tidak mengontrol bola dengan. Ini akan membangun koordinasi mata tangan yang lebih baik dan mengajarkan Anda untuk menggunakan tangan yang benar ketika melakukan layup.